Kali ini saya akan menulis apa saja keinginan saya di tahun depan sekaligus menjadi postingan terakhir saya di tahun 2015 ini. Sejenis resolusi, tapi nggak juga sih. Hahahaha....
Kamis, 31 Desember 2015
8 Keinginan di Tahun 2016
Kali ini saya akan menulis apa saja keinginan saya di tahun depan sekaligus menjadi postingan terakhir saya di tahun 2015 ini. Sejenis resolusi, tapi nggak juga sih. Hahahaha....
Minggu, 27 Desember 2015
Di Tampar Film Youtube
“tuh lu
banget. Masih mau lu kek gitu?”
Hahahaha. Saya kesindir habis, saya di tampar
telak. Soalnya film pendek itu saya banget.
Oke jadi gini, di film pendek tersebut ada
seorang mahasiswa yang bangun kesiangan, kemudian buru-buru berangkat ke
kampus. Karena sudah terlambat, dia pun nggak sempat mandi, nggak sempat gosok
gigi. Pergi dengan tergesa-gesa, lari dan kemudian dia lupa pake celana, lari
lagi dan kemudian kepeleset gara-gara keinjek kulit pisang, lari lagi dan kemudian
nabrak tembok gara-gara liat cewe cantik, lari lagi ternyata liftnya masih di
lantai 5, dan akhirnya dia naik leawat tangga.
Sabtu, 26 Desember 2015
Tiga Hari Ini
Jujur saja setelah aktivitas perkuliahan di “hentikan”
sementara dan di ganti dengan pekan sunyi ini, saya makin malas-malasan di kos.
Semacam mensyukuri waktu yang ada. “kapan lagi coba bisa nyantai kayak gini,
manfaatkan sebaik-baiknya!”
Rabu, 25 November 2015
Cerita Dari Company Visit
Ini cerita dari Company Visit, kegiatan yang
saya ikuti satu minggu yang lalu. Jadi, baru hari ini saya bisa ngepost cerita
ini. Karena selama satu minggu ini saya…………………..nggak ngeblog (kata ganti dari
M.A.L.E.S)
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diadakan
oleh dosen mata kuliah saya di semester ini. Anggaplah nama mata kuliah itu
“Lumayan penting”. Nah, jadi kelas-kelas yang di ajar oleh dosen tersebut,
kemaren secara bersama-sama, gabung jadi satu melakukan CV ke PT Yakult persada
dan PT Sinar Sosoro.
Kami berangkat jam 6 pagi dari Malang
(Harusnya). Tapi kalian tau sendirilah bahwa ini Indonesia. Kalo nggak
menerapkan budaya ngaret, entar di anggap nggak nasionalis. Bener apa bener??
–beneeeeeeeeeeeeeeeeeeeer.
Iya bener. Bener-bener kelewatan mindset
sesatnya !
Akhirnya, kami berangkat jam 6.50. Saya
langsung curi start ngambil kursi yang paling depan. Saya nggak gabung dengan
geng saya. Alasannya simple. Biar nggak mabuk. Haha
Serius. Saya nggak tahan kalo harus naik mobil
atau sejenisnya. Saya harus minum antimo dulu biar nggak uwek uwek. Teman-teman
geng saya sudah tau banget kalo saya seperti ini. Jadi, waktu sudah di dalam
bis. Mereka semua kompak, bilang ke saya.
“thur,, aman????”
“thur, thar, thur, wes aman?”
“aman yo????”
“permen jahenya masih ada??. Ini aku masih
banyak.”
“jal, tolong jagain fahur jal. Kamu harus siap
siaga.”
Mungkin kalian bakal bilang, wah temen-temanmu
perhatian banget ya.
“NO!!” itu sebuah ejekan yang sangat tulus.
Saya di gitukan di tengah-tengah keramaian dan di kerumunan cewe-cwe di dalam
bis. Saya coba ilustrasikan. Jadi, saya di kursi depan. Sedangkan mereka (geng
saya) duduk 3 baris dari kursi depan. Di tengah-tengahnya ya teman-teman yang
lain. Cewe-cewe gitu. Haha.. dasar mereka tuh. Tapi nggak papa. Mereka tetap
teman-teman baik saya di kampus.
Sabtu, 21 November 2015
Weekend
Hari ini sabtu 21 November 2015
pukul 14.22, saya, Fathur Rahman, kejebak hujan di kampus dan akhirnya saya
harus ke gedung F di fakutas saya menulis cerita ini bersama mas-mas di depan
saya yang tidak saya kenal sedang asyik main gadget plus dengarin musik. Oke itu
mas-mas. Bukan mbak-mbak oke. Sangat tidak mengenakkan sekali. Pertama, ini
adalah hari sabtu. Orang-orang mungkin ada yang sedang santai-santai di rumah
atau mungkin juga ada yang keluar kota mungkin sedang liburan, sedangkan saya
harus tetap ke kampus. Ngapain? Cari wifi gratis ! (jomblo stadium 5 juta)
Kedua, saya kejebak hujan. Siapapun
dia, kalo sudah kejebak hujan apalagi pas sudah pengen pulang terus hujan, itu
rasanya kayak mau di ajak jalan-jalan sama om atau pa’de ke luar kota gitu buat
liburan, tapi pas sudah mau naik mobil dia bilang, “Le maap ya, kamu tinggal
aja dulu. Mobilnya nggak muat soalnya adekmu pengen banget ikut. Kamu lain kali
aja ya.”
Ketiga, saya lapar, saya ngantuk.
Mungkin kalo hidup ini bisa di atur berdasarkan skenario yang bisa kita buat
sendiri , saya mau atur saat ini juga ada perempuan yang jemput saya naik
mobil, terus dia ajak saya ke tempat makan yang paling enak, terus di bayarin, terus di perhatiin, terus di senyum-senyumin, terus di suapin, terus mati
aja loe!
Sudah, sudah. Hari sabtunya sudah
dulu. Biarlah ini berlalu seperti hari-hariku yang lain (pura-pura galau). Ini weekendku. Mana Weekendku?
Haha.. Saya nggak nanya anda. Saya nanya diri saya sendiri.
_____
Langganan:
Postingan (Atom)






