Senin, 16 Februari 2015

Cinta Butuh Kedewasaan



Suatu ketika saya sedang ngobrol-ngobrol santai bersama salah satu teman saya. Banyak yang kami bicarakan. Obrolanpun panjang-lebar, obrolan makin kemana-mana. Memang di saat kita meluangkan waktu untuk ngobrol-ngobrol ringan bersama teman, terkadang bisa membuat otak lebih fresh.

Tiba di suatu pembicaraan tatkala kami sedikit menyinggung permasalahan cinta. Wah ini pembahasan yang menarik nih. Ternyata teman saya langsung membahas permasalahan yang sedang di hadapinya. Padahal sebelumnya saya tidak menanyakan tentang dia dan begitu juga sebaliknya, dia tidak bertanya juga tentang saya.

Dia langsung bilang, “waduh, kadang wanita itu susah di mengerti thur.”

Senin, 02 Februari 2015

Tanamkan Sikap Memberi Dalam Diri

Kemaren ketika saya bosan di dalam rumah kemudian saya pun keluar. Keluar rumah maksudnya, mau duduk-duduk di teras depan. Lalu saya memihat tanaman tebu di samping kanan rumah saya. Tiba-tiba aja langsung kepengen makan tebu gitu.

Saya bilang kepada bapak saya yang kebetulan lagi ada di dekat situ kalo saya lagi pengen makan tebu. Saya bertanya tebu yang manis yang mana bah? Karena sudah terlalu lama tidak makan tebu, saya jadi lupa yang mana yang bagus untuk di konsumsi.


Kata bapak saya ambil parangnya dulu di dalam, terus potong yang agak hitaman. Segera saya ambil parang dan saya langsung ke tempat tebu itu. Kemudian bapak saya datang dan ngajarin cara ngupas tebunya.

Saya duduk di teras depan rumah sambil makan tebu kemudian sambil melihat tebu-tebu yang tumbuh sangat banyak itu, saya teringat kembali ketika dulu saya masih kecil (SD). Teringat bahwa dulu di gang kediaman saya ini sama sekali tidak ada satupun tebu yang tumbuh.

Sesekali saya main ke rumah teman-teman saya dulu (baca : Ngebolang). Biasalah anak kecil yang suka ngebolang kemana-mana waktu kecilnya. Saat itu, saya di ajak teman saya makan tebu yang tumbuh di depan rumahnya.

Mungkin teman saya inilah yang pertama kali mengenalkan kepada saya tentang tebu. Sebelumnya, saya tidak tau tebu itu apa. Terkadang mereka cerita-cerita di sekolah tentang tebu. Mereka menggambarkan tebu itu enak, manis, dll.

Jumat, 09 Januari 2015

Edisi SUPERHERO

Kita pasti sudah tau siapa itu Superman, Batman, Spiderman, Ironman, dan segala macam yang ada “MAN-MAN”nya. Mereka semua adalah pahlawan superhero Amerika. Dan tentu saja semua ada di dalam film. Film ya film. Bukan nyata!.

Kita semua juga tau bahwa mereka punya kekuatan super yang lebih daripada manusia biasa. Kekuatan-kekuatan yang menjadikan mereka berbeda dari yang lain. Singkatnya mereka spesial karena Cuma satu atau Cuma sendiri yang seperti itu.

Senin, 05 Januari 2015

Katakan Tidak Pada Beras Merah


Beberapa waktu yang lalu saya menginginkan untuk menjalani hidup yang sehat. Saya ingin menjadi anak kosan yang sehat, bersahaja, baik, bijaksana dan suka menabung. Hallah ~

Hehe. Iya. Benar. Saya menginginkan hidup yang sehat dan semua itu ingin saya mulai dari pola makan saya. Selama ini sebagai orang Indonesia yang berbudi pekerti yang selalu meneruskan budaya bangsa ini yaitu makan nasi. Saya sadari ketergantungan saya dengan nasi ini memang tidak bisa dipisahkan. Karena memang, nasi adalah makanan pokok. “gak makan nasi ya gak kenyang” saya suka dengan semboyan itu. whehehe

Senin, 22 Desember 2014

Cuma Ngucapin Aja. Masa Gak boleh? Lebay !!


Sebagai muslim, banyak yang masih keliru dengan sikap toleransi. Kita ambil saja contohnya perayaan natal yang sebentar lagi akan di rayakan oleh umat nasrani tanggal 25 Desember nanti. Terus apa hubungannya dengan kita sebagai muslim?. Hubungannya ada. Dan dari tahun ke tahun umat muslim akan selalu di hubung-hubungkan dengan perayaan natal ini.

Kita mungkin sering mendengar bahkan sampai heran bahwa kerabat, teman dan sahabat kita mengucapkan selamat natal kepada kaum nasrani. Tidak sedikit dari kita juga heran ada yang masih bersikukuh tidak mau mengucapkan selamat kepada kaum nasrani dalam perayaan natalnya. Heran karena dia tidak bisa menjelaskan kenapa ia tidak mau mengucapkan ucapan selamat itu. Bermula dari sini kita langsung menilai bahwa saudara kita “tidak punya sikap toleransi.”