Sabtu, 14 Maret 2015

Berat Badan? Cuekin Ajah!


Berat badanmu berapa?

Begitulah pertanyaan saya kepada saah satu teman perempuan saya. Hehe. Bukan apa-apa, waktu itu iseng aja nanya begitu karena kebetulan lagi bahas-bahas masalah tinggi badan. Eh, malah keterusan ke berat badan. Ya, maafkan :D

Eeemmmmm, gak tau ya. Ngapain sih malah nanya berat badan. Aku masih normal kok :/

Tanpa saya duga ternyata dia langsung sensi. Ya sensi main-main aja sih. *huh, saya selamat.

Memang ya perempuan kalau sudah bahas masalah berat badan, apalagi yang berat badannya mengalahkan akal logika, dia bakal siap perang. Perlahan lengan baju dan alisnya mulai di naikkan.

Saran saya apabila kode etik ini sudah mulai tampak, hentikan pembicaraan. Ganti topik. Atau ajak dia makan kalau memang dompet sedang bernafas segar.

Selasa, 10 Maret 2015

Korban Film


Sebagai manusia yang terlahir di tahun 90-an, saya sangat bersyukur sekali bisa lahir di masa itu. Karena bagi saya, angkatan 90-an itu adalah orang-orang yang sempat merasakan indah-indahnya masa kecil yang memang “beneran” masa kecil.

Dulu informasi tak seluas seperti sekarang. Semua terbatas. Internet masih belum ada. Gadget apalagi. Tapi, justru karena itulah yang membuat semua masa kecil itu menyenangkan untuk orang yang “beruntung” bisa lahir di tahun 90-an.

Ini cerita saya. Mungkin, “loe-loe pade juga ngerasain” sebagai makhluk 90-an, saya pernah menjadi korban film. Pikiran-pikiran yang masih terbatas itu, serta merta apapun yang kita lihat dari TV semua kita ikutin.

Sabtu, 07 Maret 2015

Nikmatnya Kuliah Siang



Bagi saya, konsentrasi yang tinggi itu bisa kita dapatkan saat kita tidak mengantuk (Ini dalam lingkup perkuliahan ya, bukan yang lain). Karena , apabila kondisi sedang mengantuk, yakin deh, konsentrasi, pikiran, dan motivasi juga sedang turun.

Terlebih lagi jika mata kuliahnya berat. Seperti pelajaran hitung-hitungan yang menggunakan rumus, filsafat, analisis dll yang intinya butuh konsentrasi agar runtutan, caranya, metodenya bisa di pahami dan di ingat dengan baik.

Semester ini saya bersyukur sekali, soalnya kuliah saya yang pagi cuma hari jum’at saja. Sisanya kuliah siang sampai sore. Padahal, di semester sebelumnya saya sudah membuat rencana agar di semester berikutnya bisa kuliah pagi semua dalam seminggu.

Karena sistem ambil mata kuliahnya adalah KRS (Kartu Rencana Studi) secara online. Maka, siapa yang cepat dialah yang dapat. Ini sama seperti istilah “angkat pantat hilang tempat”. Nyambung nggak sih? *abaikan

Rabu, 04 Maret 2015

Mengapa Fathur1453.blogspot.com?


Hay, buat yang baca postingan saya yang ini. Mudahan rezekinya ngalir terus ya dan selalu feel good. hehe *apa hubungannya coba. Saya pengen cerita dikit. dikiit aja tentang fathur1453.blogspot.com. Boleh ya? kalo gak boleh saya tetap cerita. hahaha

Dulu awal kali bikin blog ini, saya benar-benar tidak begitu mengerti tentang dunia perblog-an. sumpah. Tapi saya pengen banget punya blog, soalnya dari dulu saya emang suka nulis (re: nulis sms) hahahaha. ya nggak lah. Beneran. Saya emang suka nulis.

Karena bingung mau nulis dimana biar 'berbekas', maka terciptalah fathur1453.blogspot.com ini. klik Disini buat yang mau baca postingan saya yang pertama kali. Cerita-cerita ababil gitu sih. haha Dulu ketika saya nulis dan itu belum punya laptop apalagi blog, saya suka nulis-nulis di kertas. Habis itu saya buang. Di buang????? yap di buang.

Selasa, 03 Maret 2015

Jangan Undang Kestressan

Saya adalah tipe orang yang tidak bisa melihat sesuatu yang berantakan, sumpek, kacau tidak karuan. Ini lebih ke tempat tinggal, sih. Kecuali dalam keadaan terpaksa. Misalnya, sedang liburan/ nginap di tempat saudara, nginap di kos/ rumah teman dll.


Namanya juga lagi numpang di rumah orang, ya harus terima. Apabila ini terjadi di kediaman saya sendiri, bisa stress saya dengan keadaan yang seperti itu. Saya tidak suka dengan kamar yang berantakan. Kacau balau dan segala macam, entah apapun itu namanya.

Memang, sih. Sesuatu yang wajar bila ini terjadi pada anak laki. Tapi, apa pandangan seperti itu tidak di rubah-rubah? apa salahnya bila pandangan seperti itu di rubah. Ya nggak? Karena bagi saya, apabila kediaman kita itu rapi, bersih, apalagi harum, akan membuat nyaman, tenang, santai dan pastinya tempat tinggal kita menjadi tempat yang pas untuk menenangkan pikiran dari setumpuk masalah yang kita hadapi dari luar rumah/kos.